Gejala Penyempitan Pembuluh Darah atau Artheroclerosis

Minggu, Maret 19th, 2017 - ARTIKEL SEHAT, gejala penyakit
Advertisement

Gejala Penyempitan Pembuluh Darah (Artheroclerosis) – Artheroclerosis atau biasanya penyempitan pembuluh darah disebabkan oleh kurangnya pasokan aliran darah ke otot jantung. Yang menimbulkan rasa nyeri di dada yang dapat berakhir kematian mendadak, seperti serangan jantung dan stroke yang diakibatkan pecahnya pembuluh darah. Sumbatan pada jaringan pembuluh darah merupakan lemak yang berlebih, sehingga aliran darah ke berbagai organ tubuh menjadi terganggu. Penyumbatan pembuluh darah, biasanya dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti stroke, penyakit jantung, kolestrol tinggi, dan asam urat. Agar dapat terhindar dari berbagai penyakit tersebut, kita perlu mengenali gejala penyempitan pembuluh darah sejak dini.

Artheroclerosis dapat disebabkan karena tingginya kolesterol jahat diakibatkan terlalu seringnya mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak jenuh, konsumsi gula murni, serta kalori berlebihan akibat terlalu banyak makan. Kurangnya olahraga dan kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Pada awalnya, kolesterol yang dibawa oleh darah menumpuk. Tumpukan kolesterol itu semakin lama akan mengeras dan mempersempit saluran pembuluh darah. Sehingga, peredaran darah dan oksigen dalam tubuh menjadi terganggu.

Plak kolesterol yang terbentuk di dalam pembuluh darah sifatnya rapuh serta mudah pecah. Jika terjadi pecahan maka akan menimbulkan luka pada dinding pembuluh darah. Luka ini yang nantinya dapat menyebabkan pembekuan darah pada pembuluh darah yang semakin menyumbat rongga pembuluh darah. Pembekuan darah ini yang menyebabkan terjadinya stroke dan serangan jantung mendadak.

Berikut adalah faktor-faktor terjadinya penyempitan pembuluh darah :

  1. Proses arterosclerosis merupakan terbentuknya bercak yang menebal pada dinding pembuluh darah arteri bagian dalam yang mengakibatkan sempitnya aliran darah ke otot jantung. Penyempitanannya dapat terus menebal sehingga menutupi aliran darah pada arteri koronia dan pada akhirnya dapat membunuh jantung.
  2. Faktor bawaan sejak lahir yang merupakan salah satu faktor yang sulit untuk dikendalikan.
  3. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi serta kaya dengan kolesterol jahat dan asam lemak jenuh yang berlebihan dan tak terkendali.
  4. Penumpukan kolesterol yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan fungsi-fungsi organ. Jika kadar kolesterol darah tinggi, maka akan mempermudah terjadinya bercak di dinding dalam arteri koronaria.
  5. Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat mengganggu peredaran darah dalam tubuh.
  6. Kurang berolahraga menyebabkan kalori dalam tubuh tidak terolah sempurna sehingga tersimpan dalam bentuk lemak yang jika dibiarkan terlalu lama akan menjadi salah satu pemicu penyempitan pembuluh darah.
  7. Kelebihan asupan kalori dalam tubuh yang mebuat tubuh tidak dapat mencernanya sehingga tersimpan dalam bentuk lemak yang akan menyumbat pembuluh darah.

Sebelum mengetahui gejala penyempitan pembuluh darah, kita perlu tahu apa saja tanda-tanda penyumbatan pembuluh darah :

  1. Fungsi kerja otak terganggu

Tersumbatnya pembuluh darah akan menyebabkan gangguan pada bagian kepala, seperti pusing, sulit berkonsentrasi, gangguan berpikir, kesulitan menyimpan memoria jangka panjang dan juga gangguan persepsi.

  1. Tengkuk dan pundak terasa pegal

Terasa pegal pada tengkuk serta pundak sebagai tanda bahwa aliran darah sedang tidak bekerja normal.

 

  1. Kesemutan pada tangan dan kaki

Kesemutan adalah implikasi aliran darah yang tidak lancar pada bagian tubuh tertentu. Keadaan ini dikarenakan terhambatnya aliran darah di daerah organ tubuh.

 

  1. Dada terasa sakit seperti ditusuk

Penderita serangan jantung, dada akan terasa sakit menusuk karena adanya penyumbatan pembuluh darah pada jantung.

 

  1. Pusing pada bagian belakang kepala

Penyumbatan pembuluh darah dikarenakan kolesterol yang membentuk plak pada pembuluh darah, dan jika dibiarkan akan pecah sehingga mengakibatkan stroke bahkan kematian.

Gejala penyempitan pembuluh darah :

  • Rasa nyeri. Jika otot tidak mendapatkan asupan darah yang mengcukupi, maka oksigen tidak memadai dan juga hasil metabolisme yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya kram atau kejang.

 

  • Sesak nafas merupakan gejala penyempitan pembuluh darah yang biasa ditemukan pada penderita gagal jantung. Hal ini merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara dalam paru-paru.

 

  • Jika jantung tidak efektif memompa akan menyebabkan aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas berkurang, sehingga merasa lemah dan cepat merasakan lelah.
  • Palpitasi atau jantung terasa berdebar-debar
  • Pusing bahkan pingsan. Diakibatkan karena penurunan aliran darah. Denyut jantung yang abnormal atau kurangnya kemampuan memompa menyebabkan pusing dan pingsan.

Gejala lain penyempitan pembuluh darah ini bahkan bisa menyebabkan gangguan komunikasi serta perubahan perilaku secara mendadak. Oleh karena itu, kenali sedini mungkin gejala penyempitan pembuluh darah.

 

Advertisement
Gejala Penyempitan Pembuluh Darah atau Artheroclerosis | muhammad yamin | 4.5