Gejala Tekanan Darah Rendah Serta Penyebabnya

Jumat, April 28th, 2017 - gejala penyakit
Advertisement
Gejala Tekanan Darah Rendah

Gejala Tekanan Darah Rendah

Gejala Tekanan Darah Rendah Serta Penyebabnya Tekanan darah merupakan kekuatan yang digunakan darah untuk bersirkulasi di dinding-dinding pada pembuluh-pembuluh darah, serta salah satu dari tanda vital utama pada kehidupan, termasuk detak jantung, kecepatan dalam pernapasan, dan juga temperatur. Tekanan darah sebagai hasil dari jantung yang memompa darah ke dalam arteri-arteri serta diatur oleh respon arteri-arteri di aliran darah.Tekanan darah dinyatakan sebagai tekanan darah sistolik dan juga diastolik, misalnya 120/80. Tekanan darah sistolik (angka yang berada diatas) merupakan tekanan arteri-arteri saat otot jantung berkontraksi serta memompa darah ke dalamnya, tekanan darah diastolik (angka yang berada dibawah) merupakan tekanan arteri-arteri saat otot jantung keadaan mengendur (relax) setelah berkontraksi. Tekanan darah selalu lebih tinggi saat jantung memompa dibanding saat sedang mengendur (relax).

Tekanan darah rendah (hypotension) merupakan tekanan yang begitu rendah menyebabkan gejala serta tanda karena aliran darah yang rendah melalui arteri-arteri juga vena-vena, ketika aliran darah terlalu rendah membawa oksigen serta nutrisi yang cukup ke organ-organ vital, seperti otak, jantung, ataupun ginjal, organ-organ tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik bahkan mungkin dapat rusak secara permanen. Tidak seperti dengan tekanan darah tinggi, gejala tekanan darah rendah tidak mengutamkan yang ditentukan oleh angka tekanan darah yang spesifik. Beberapa orang mungkin memiliki tekanan darah 90/50 dengan tanpa memiliki gejala tekanan darah rendah sehingga tidak memiliki tekanan darah rendah. Bagaimanapun, orang yang normalnya memiliki tekanan darah tinggi mungkin saja mempunyai gejala tekanan darah rendah jika tekanannya jatuh ke 100/60.

Tekanan darah rendah disebut hipotensi. Banyak penderita bisa mengalami gejala tekanan darah rendah berupa pusing hingga pingsan. Untuk kasus parah, tekanan darah rendah hingga dapat mengancam jiwa. Penyebab dari tekanan darah rendah dapat berupa dehidrasi, gangguan medis serta bedah yang cukup serius.

Penyebab tekanan darah rendah (Hipotensi)

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan tekanan darah seseorang menjadi rendah, seperti faktor usia, pengobatan, ataupun kondisi cuaca. Cuaca udara lebih panas dapat membuat tekanan darah menjadi menurun. Bagi orang sedang relaks ataupun rajin berolahraga juga memiliki tekanan darah lebih rendah. Selain itu jika setelah makan, tekanan darah dapat menurun dikarenakan banyak darah mengalir menuju saluran pencernaan guna mencerna serta menyerap makanan. Tekanan darah di siang atau malam hari juga berbeda. Pada siang hari tekanan darah meningkat  dan saat malam hari akan lebih rendah.

Penyebab tekanan darah rendah akibat kondisi atau penyakit tertentu

Hipotensi dapat diakibatkan karena kondisi atau penyakit tertentu, beberapa di antaranya :

  • Hipotensi ortostatik. Gejala tekanan darah rendah ortostatik muncul saat berubah posisi dengan tiba-tiba. Penderita hipotensi ortostatik dapat mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 15-30 mm Hg saat berdiri dari posisi duduk ataupun berbaring.
  • Dehidrasi. Hal ini terjadi akibat kekurangan cairan dan dapat disebabkan karena kurang minum, puasa ataupun karena diare.
  • Efek samping pengobatan. Ada beberapa obat yang dapat menurunkan tekanan darah, misalnya obat antidepresi atau obat antihipertensi.
  • Anemia. Anemia dapat menyebabkan jumlah sel darah merah di bawah normal. Dan salah satu gejala anemia yaitu tekanan darah yang rendah.
  • Ketidakseimbangan hormon. Diabetes atau penyakit Addison menyebabkan terjadinya gangguan pada produksi hormon. Hal ini dapat memberikan dampak pada keseimbangan kadar air dan juga mineral tubuh ataupun tekanan darah.
  • Penyakit saraf. Penyakit saraf, seperti penyakit Parkinson bisa menyebabkan hipotensi saat menjangkiti sistem saraf dalam mengontrol fungsi tubuh otonom seperti halnya mengendalikan tekanan darah.
  • Syok dan cedera serius. Cedera serius dan terkena syok misalkan akibat pendarahan hebat, tekanan darah dapat menurun secara drastis.
  • Penyakit jantung. Penyakit jantung dapat menyebabkan darah tidak dapat dipompa secara baik oleh jantung pada seluruh tubuh sehingga mengakibatkan tekanan darah menjadi menurun.
  • Kehamilan. Tekanan darah pada wanita yang sedang hamil biasanya lebih rendah karena adanya sistem peredaran darah yang berkembang cepat.

Gejala tekanan darah rendah

Tidak semua penderita akan mengalami gejala tekanan darah rendah. Kondisi hipotensi juga tidak selalu mendapatkan perawatan. Tetapi jika tekanan darah cukup rendah, kemungkinan besar dapat menimbulkan gejala tekanan darah rendah seperti berikut:

  • Jantung berdebar-debar dengan kencang hingga tidak teratur.
  • Pusing.
  • Mual.
  • Lemas.
  • Hilangnya keseimbangan atau merasa goyah.
  • Pingsan.
  • Pandangan menjadi buram.

Jika mengalami gejala tekanan darah rendah, sebaiknya segera duduk ataupun berbaring, kemudian minum air putih, serta menghentikan kegiatan yang sedang dilakukan. Biasanya gejala tersebut akan hilang dengan segera setelah beberapa saat.

Jika sering mengalami gejala tekanan darah rendah seperti yang disebutkan di atas, segera temui dokter untuk mengukur tekanan serta memeriksa apakah ada penyakit atau hal-hal tertentu yang dapat menyebabkan timbulnya gejala seperti hipotensi.

Advertisement
Gejala Tekanan Darah Rendah Serta Penyebabnya | muhammad yamin | 4.5