Cacar Air Pada Anak

Saturday, May 11th, 2019 - Gejala Penyakit

                                           Cacar Air Pada Anak

Cacar air atau dalam medis disebut Varicella adalah infeksi yang di sebabkan oleh virus varicella zoster. Penderita yang terinfeksi  penyakit ini di tandai dengan munculnya ruam pada kulit yang berisi cairan yang sangat gatal di seluruh tubuh.

Gejala awal terjadinya cacar air pada balita adalah demam, kurang nafsu makan dan kadang-kadang di sertai dengan batuk ringan, cepat leleh, lesu dan lemah. Benjolan merah berisi cairan yang terasa gatal itu kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 7 hingga 14 hari.

Ciri-ciri dan gejala Penyakit Cacar Air

Beberapa gejala penyakit cacar air :

  • Bentol-bentol kecil kemerahan yang perlahan menebal dan terisi cairan.
  • Setelah 1-2 hari, bintil mengering, mengelupas, dan menjadi koreng.
  • Kumpulan cacar baru akan muncul setelah 4-5 hari setelahnya.
  • Diameter bintil tidak lebih dari 0,5 sentimeter.
  • Ruam kemerahan yang muncul biasanya dimulai dari area sekitar kepala dan punggung, kemudian menyebar ke seluruh tubuh setelah 1-2 hari.
  • Semakin banyak bintil cacar yang muncul, semakin tinggi demam. Namun, anak  mungkin tidak akan mengalami demam pada hari pertama cacar atau jika bintil yang muncul tidak terlalu parah.
  • Ruam juga umum terjadi dalam mulut, kelopak mata, dan kelamin.
  • Anak terkena kontak dengan anak penderita cacar air 10-21 hari sebelumnya.

Penyebab terjadinya Cacar Air

Penyakit ini lebih rentan terhadap anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun, Selain itu ada beberapa faktor lain yang dapat mengakibatkan resiko cacar air, seperti berikut:

  • Belum pernah mendapatkan imunisasi cacar air.
  • Belum menerima vaksin cacar air, terutama ibu hamil.
  • Bekerja di tempat umum, seperti di sekolah atau rumah sakit.

Pencegahan Cacar air

  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan untuk memberikan vaksin varicella pada anak sejak dini, tepatnya setelah usianya lebih dari 12 bulan.
  • Jika pemberian vaksin cacar air dilakukan saat anak berusia lebih dari 13 tahun, berika sebanyak 2 kali, dengan jarak pemberikan sekitar 1 bulan atau lebih.
  • Berikan anak masker saat ia harus berdekatan dengan penderita cacar air. Virus cacar air bisa menyebar di udara ketika penderitanya bersin atau batuk.
  • Jika sebelum 48 jam anak sehat kontak dengan pasien cacar air, maka besar kemungkinan penularan tersebut bisa dicegah dengan langsung diberikan vaksin cacar air.
  • Jangan terlambat memberikan vaksin cacar, terutama jika anak sudah mulai sekolah.
  • Jangan berdekatan dengan anak lain yang sedang cacar air, karena penyakit ini sangat mudah menular.
  • Tidak perlu memberikan vaksin cacar air lagi jika anak sudah pernah sakit cacar air. Umumnya anak yang sudah sakit cacar akan mempunyai kekebalan sampai dewasa, sehingga tidak perlu divaksin cacar air lagi.
  • Jika sudah lebih dari 48 jam anak sehat kontak dengan pasien cacar air, maka tidak perlu diberi vaksin cacar air lagi karena tidak dapat menghentikan proses penyebaran virus dalam tubuh anak. Dengan kata lain, anak sudah tertular cacar air.

Cara Mengatasi Cacar air

  • Memberikan kompres air dingin setiap 3-4 jam, selama beberapa hari pertama.
  • Berikan losion calamine pada area luka yang gatal.
  • Minta dokter memberikan krim pereda nyeri untuk meredakan rasa tidak nyaman di sekitar alat kelamin anak.
  • Sebelum membeli obat pereda gatal di apotik, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak.
  • Berikan makanan yang tidak panas, lembut, dan mudah ditelan oleh anak yang sedang cacar air. Cacar bisa menyebar hingga ke mulut dan membuat anak sulit mengunyah.
  • Tidak menggaruk ruam atau luka pada cacar air.

Segera pergi ke dokter jika penderita cacar air mengalami masalah sebagai berikut :

  • Anak demam lebih dari 4 hari, atau suhu tubuhnya lebih dari 38.8°C,
  • Batuk parah,
  • Kesulitan bernapas,
  • Ada ruam yang mengeluarkan nanah atau mulai kemerahan, hangat, bengkak, atau nyeri hebat,
  • Sakit kepala berat,
  • Sulit bangun,
  • Sulit melihat cahaya terang,
  • Sulit berjalan,
  • Terlihat linglung,
  • Terlihat sangat sakit,
  • Sering muntah,
  • Leher kaku.

Cacar Air Pada Anak | Elis | 4.5