Bahaya Penyakit Asam Lambung – Gejala, Penyebab, dan cara mengatasi

Friday, May 10th, 2019 - Artikel Kesehatan

 Penyakit  Asam Lambung

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus. Esofagus yang juga dikenal sebagai kerongkongan adalah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung. Penyakit asam lambung merupakan masalah kesehatan yang cukup umum terjadi di masyarakat.

 

Penyebab Asam lambung atau GERD

Penyakit asam lambung atau GERD pada umumnya disebabkan oleh tidak berfungsinya lower esophageal sphinchter (LES). LES adalah lingkaran otot pada bagian bawah dari esofagus. LES berfungsi sebagai pintu otomatis yang akan terbuka ketika makanan atau minuman turun ke lambung. Setelah makanan masuk, LES akan menutup untuk mencegah asam dan makanan yang ada di lambung agar tidak naik kembali ke esofagus. Jika LES menjadi longgar dan tidak menutup dengan baik, asam lambung bisa keluar dari perut dan menyebabkan penyakit asam lambung.

Di samping melemahnya otot LES dan obesitas, beberapa penyebab asam lambung naik sebagai berikut:

1.Makanan

Makanan menjadi salah satu penyebab terjadinya asam lambung naik, khususnya bila itu sarat dengan lemak. Kandungan lemak dalam makanan menyebabkan proses cerna lebih lama.membuat lambung di tuntut untuk memproduksi lebih banyak asam

Selain jenis makanannya, kebiasaan makan terlalu banyak, atau langsung berbaring usai makan bisa memicu naiknya asam lambung dan gejala lain seperti batuk kering atau kesulitan menelan.

2.Defisiensi magnesium

Rendahnya kadar magnesium dapat membuat LES tidak berfungsi maksimal. Selain magnesium, kekurangan vitamin dan mineral lainnya juga membuat keseimbangan kadar asam lambung terganggu.

3.Merokok baik aktif maupun pasif

Tak hanya merusak membran mukosa, rokok juga menghalangi otot LES berfungsi sebagaimana mestinya, meningkatkan sekresi asam,  serta mengurangi produksi air ludah yang dapat menetralkan efek asam di mulut. Parahnya lagi, rokok juga bisa meningkatkan risiko kanker tenggorokan.

4.Usia

Semakin bertambahnya umur, maka risiko naiknya asam  lambung kian tinggi karena sistem tubuh tak bisa lagi memproduksi kadar asam dengan seimbang.

5.Stres

Stres membuat produksi asam lambung meningkat. Untuk itu tak heran kalau mereka yang stres seringkali juga mengalami gangguan perut atau pencernaan.

6.Makan tidak teratur

Lambung mengeluarkan asam untuk membantu proses cerna. Nah bila tak ada makanan yang dicerna dalam waktu lama, maka  asam lambung bisa berlebihan jumlahnya sehingga mudah naik ke kerongkongan.

7.Efek samping obat

Obat-obatan tertentu seperti untuk penyakit asma, antihistamin, pembunuh rasa sakit, darah tinggi, depresi, penghambat kalsium, serta angina (karena nitratnya) juga bisa melemahkan otot LES. Wanita yang menggunakan obat tertentu untuk merawat osteoporosisnya biasanya juga mengalami efek samping seperti naiknya asam lambung.  Obat lain seperti aspirin atau ibuprofen ternyata bisa membuat otot LES berada dalam kondisi rileks.

8.Penggunaan Alkohol

Minum alkohol secara rutin atau berlebihan berpotensi membuat otot LES menjadi lemah, efek yang sama seperti pada perokok.

9.Olahraga

Ini mungkin terjadi karena tekanan di area perut mengalami peningkatan. Untuk mencegahnya, hindari berolahraga berlebihan dan beristirahatlah sesekali sebelum melanjutkan latihan.

Walau terlihat biasa saja, namun penyakit asam lambung jelas tak bisa dibiarkan. Jika tak segera diatasi, maka gangguan ini dapat menimbulkan komplikasi lain yang berujung pada kerusakan kerongkongan dan risiko kanker.

Beberapa Gejala Asam lambung atau GERD

  • Mulut terasa asam
  • Tenggorokan terasa perih
  • Asam pada bagian belakang mulut
  • Makanan terasa naik dan mengganjal di kerongkongan
  • Mual dan Muntah
  • Kesulitan menelan
  • Perut teasa kembung
  • Batuk
  • Suara serak
  • Nyeri dada,terutama saat berbaring
  • Cegukan

Beberapa Cara Mengatasi Asam Lambung

  • Makan lebih teratur.
  • Hindari ngemil di antara waktu makan.
  • Perhatikan porsi makan.
  • Mengunyah makanan dengan benar.
  • Hindari minum terlalu banyak saat makam.

Beberapa Makanan yang baik untuk di konsumsi

  • Pisang memiliki tingkat keasaman yang rendahdengan kadar pH sekitar4,5 hingga 5,2.Hal ini dapat menetralisir asam di dalam lambung.Selain pisang buah no citrus lainnya seperti melon, apel, pepaya dan pir juga pilihan terbaik sebagai makanan untuk asam lambung.
  • Oatmil (bubur havermut) mengandung gandum utuh yang kaya akan serat hingga dapat membantu menyerap asam di lambung sehingga dapat mencegah asam  lambung naik.
  • Sayuran hijau. Sayuran hijau seperti brokoli, kacang hijau, seledri, kol, bayam, dan lainnya adalah pilihan makanan untuk asam lambung terbaik. Ini karena sayuran-sayuran tersebut rendah akan asam sehingga membuatnya baik dikonsumsi untuk meringakan gejala refluks yang sedang Anda alami.
  • Jahe memiliki sifat antiradang alami yang baik sebagai perawatan untuk sakit asam lambung dan masalah pencernaan lainnya. Anda dapat menambahkan jahe parut atau irisan jahe ke dalam smoothie, teh, atau masakan Anda.
  • Putih telur. Telur rebus adalah pilihan yang bagus sebagai makanan untuk asam lambung.Namun ingat, hindari kuning telur karena mengandung lemak tinggi yang justru dapat memperparah kondisi Anda yang sedang sakit asam lambung.
  • Daging tampa lemak. Daging tanpa lemak adalah pilihan terbaik sebagai makanan untuk asam lambung. Konsumsilah dada ayam tanpa kulit dan daging merah tanpa lemak dengan cara dikukus, dipanggang, atau dibakar. Hindari mengolah makanan jenis ini dengan cara digoreng karena minyak dapat memperburuk gejala refluks.
  • Lidah buaya. Tanamanlidah buaya dikenal sebagai penyembuh alami dan juga perawatan gangguan pencernaan, termasuk untuk GERD.

Beberapa makanan yang harus di hindari

1. Cokelat

Coklat adalah salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita asam lambung. Ini karena coklat dapat memicu kenaikan asam lambung dengan menyebabkan otot sfingter melemas karena mengandung kafein dan stimulant lainnya yaitu theobromine. Selain itu coklat juga mengandung lemanj tinggi

2. Soda

Selain membuat perut kembung, soda dan minuman berkarbonasi dapat memicu asam lambung naik. Bahkan soda yang juga mengandung kafein dapat membuat kondisi asam di lambung semakin buruk,oleh karena itu soda adalah salah satu makanan yang harus dihindari jika Anda tidak ingin mengalami mual, panas lambung, dan mulas.

3. Makanan yang digoreng

Makanan yang harus di hindari untuk asam lambung lainnya adalah gorengan. Ya, makanan yang digoreng diketahui juga dapat memicu refluks. Makanan ini dikaitkan dengan panas lambung. Gejala yang mungkin dialami penderita adalah nyeri dada. Selain itu, makanan yang digoreng juga dikenal sebagai pemicu kolesterol.

4. Alkohol

Sama seperti minuman bersoda, bir, anggur, dan minuman keras lainnya dapat berkontribusi menyebabkan refluks. Alkohol dipercaya dapat merelaksasi katup di bawah esofagus (menyatu dengan lambung) yang dapat menyebabkan refluks.

5. Susu berlemak tinggi

Pada dasarnya, semua makanan yang berlemak tinggi dapat menyebabkan refluk. Baik susu, mentega, atau keju memiliki kandungan lemak yang kurang lebih sama tinggi. Jadi, jika Anda penggemar keju dan mentega, namun sakit asam lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi kedua jenis makanan tersebut. Agar lebih aman konsumsi produk olahan susu dengan versi yang rendah lemak.

6. Daging tinggi lemak

Jika Anda memiliki GERD, Anda harus menghindari makanan daging tinggi lemak. Daging tinggi lemak membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna tubuh sehingga dapat meningkatkan produksi asam berlebihan. Alternatif yang bisa Anda lakukan adalah membuang lemak dari daging, dan makanlah daging hanya seminggu sekali.

7. Kafein

Anda sudah membaca di atas bahwa kafein dapat meningkatkan refluks. Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi, tetapi juga pada teh. Namun, Anda bisa mengonsumsi teh herbal seperti chamomile sebab teh herbal biasanya tidak mengandung kafein.

8. Tomat

Jika lambung Anda bermasalah, sebaiknya Anda menghindari tomat. Buah ini mengandung sitrat dan asam malat yang dapat meningkatkan asam di lambung. Ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak tomat, asam tersebut dapat mengalir ke kerongkongan.  Tidak ada alternatif lain, sebab ketika Anda menyajikan tomat dengan cara memanggangnya pun, ini tidak mengurangi asam tersebut.

9. Buah citrus

Jeruk, lemon, jeruk nipis, serta jeruk bali adalah buah-buah yang termasuk dalam citrus. Menurut penelitian yang dimuat dalam Annals of Otology, Rhinology & Laryngology, bahwa membatasi asupan makanan asam dapat meredakan gejala refluks akibat asam yang naik hingga tenggorokan, seperti batuk dan suara serak.

10. Bawang bombay

Menurut Oklahoma Foundation for Digestive Research, orang yang memiliki penyakit GERD dan makan bawang bombay mengalami penurunan pH lambung dalam waktu cepat. Semakin rendah pH, asam pun akan semakin tinggi. Hal ini juga dapat menyebabkan sendawa dan mual.

 

Bahaya Penyakit Asam Lambung – Gejala, Penyebab, dan cara mengatasi | Elis | 4.5