Bahaya penyakit Paru-paru Basah

Tuesday, May 14th, 2019 - Gejala Penyakit

Bahaya penyakit Paru-paru Basah

Paru-paru basah disebut pneumonia, penyakit ini terjadi karena adanya infeksi disalah satu atau kedua  bagian paru-paru. Pada kondisi ini, kantung pada paru-paru (alveoli) akan dipenuhi oleh cairan atau nanah. Penyakit ini disebab kan oleh infeksi virus, jamur dan bakteri pada saluran pernapasan.

Gejal Paru-paru Basah

Ciri-ciri paru-paru basah dapat terlihat dari beberapa gangguan, seperti:

  • Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk
  • Batuk kering atau disertai dahak dan mengi
  • Napas cepat dan kesulitan bernapas seperti asma
  • Demam, menggigil, dan sering berkeringat
  • Nyeri otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Jantung berdebar

Bila sejumlah gejala tersebut muncul, segera hubungi dokter atau mencari pertolongan medis di klinik kesehatan terdekat. ciri utama penyakit paru-paru basah tersebut dapat berkembang dengan cepat hingga melemahkan daya tahan tubuh seseorang.

Jenis paru-paru Basah

Jenis penyakit paru-paru basah dapat dibedakan berdasarkan 3 faktor pemicu yaitu:

  1. Pneumonia Bakteri,

Pneumonia jenis ini biasanya menyerang siapa saja pada usia berapapun.Penyebab paling umum pneumonia bakteri adalah Streptococcus pneumoniae, Legionella pneumophila dan Chlamydophila pneumonia. Bisanya muncul begitu saja atau didahului oleh penyakit flu yang serius.

  1. Pneunomia Virus

Pneumonia jenis ini biasanya tidak serius dan berlangsung dalam waktu singkat. Namun, virus flu dapat menyebabkan radang paru-paru menjadi parah atau fatal. Ini sangat berbahaya bagi wanita hamil, anak-anak dan lansia. atau orang dengan masalah pada jantung atau paru-paru.

  1. Pneunomia Mycoplasma

Mycoplasma bukan virus ataupun bakteri, tetapi organisme ini memiliki ciri-ciri umum keduanya. Mycoplasma umumnya menyebabkan kasus-kasus paru-paru basah yang ringan, paling sering pada anak-anak usia sekolah dan orang dewasa muda.

Pencegahan Paru-paru Basah

Cara mencegahnya terjadinya paru-paru basah adalah menerapkan gaya hidup sehat, di antaranya:

  • Rutin mencuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan, saat menyajikan makanan, setelah dari toilet dan setelah menyentuh hewan peliharaan. Tujuannya mencegah penularan kuman yang bisa menyebabkan penyakit ini.
  • Tidur cukup. Durasi tidur ideal orang dewasa sekitar 6 – 8 jam per hari.
  • Rutin berolahraga, setidaknya 15 – 30 menit per hari. Kamu bisa melakukan olahraga apa pun yang disukai, seperti lari, renang, sepak bola dan olahraga lainnya.
  • Berhenti merokok. Alasannya karena merokok bisa menurunkan sistem imun untuk melawan kuman penyebab paru-paru basah.
  • Buanglah tisu atau alat pembersih lain yang memungkinkan kuman-kuman dapat tumbuh serta menyerang mulut dan hidung manusia
  • Menutup mulut dan hidung dengan sapu tangan ketika bersin.
  • Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk untuk mencegah penularan kuman penyebab paru-paru basah, serta mencegah penyebaran kuman melalui percikan air liur (droplet) yang dikeluarkan saat bersin atau batuk.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, terutama buah dan sayuran.
  • Melakukan vaksinasi pneumokokus, yaitu jenis vaksin yang berguna untuk mencegah penyakit pneumokokus seperti pneumonia, meningitis dan bakteremia. Vaksin pneumokokus pada anak diberikan dalam 3 kali dosis dasar dan 1 kali booster. Pada orang dewasa, ada dua jenis vaksin pneumokokus yang diberikan, yaitu jenis konjugasi dan jenis vaksin pneumokokus polisakarida.

Konsultasikan kepada dokter jika kesehatan Anda menurun karena gejala paru-paru basah. Segera periksakan diri Anda kepada dokter jika mengalami gejala paru-paru basah, seperti nyeri dada, sering merasa linglung, dan sesak napas.

 

Bahaya penyakit Paru-paru Basah | Elis | 4.5