Tahukah Kamu?, berapa banyak air putih yang dibutuhkan tubuh

Tuesday, May 14th, 2019 - Tips Sehat

Banyak air putih yang diperlukan tubuh- Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Namun ada baiknya jika Anda mengonsumsi air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

 

Berapa banyak air putih yang diperlukan tubuh?

Takaran air yang diperlukan tubuh

Anda mungkin pernah mendengar bahwa delapan gelas sehari adalah jumlah yang harus diminum.

Saran ini nampaknya berasal dari rekomendasi Badan Makanan dan Gizi dari Dewan Riset Nasional Amerika Serikat di tahun 1945, yang menyatakan: “Konsumsi air yang sesuai untuk orang dewasa adalah 2,5 liter setiap hari pada kebanyakan kasus … sebagian besar kuantitas ini berada dalam makanan kemasan.”

Tapi menurut ahli diet Lembaga Penelitian Australia (CSIRO), Penny Taylor, sebenarnya tidak ada aturan baku dan instan mengenai berapa banyak air yang perlu Anda minum.

Berapa banyak air yang kita butuhkan bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis kelamin, berat badan dan seberapa banyak aktivitas fisik yang kita lakukan.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah di mana Anda tinggal, mereka yang tinggal di iklim yang lebih hangat dan lembab cenderung berkeringat lebih banyak dan kehilangan lebih banyak cairan.

Pedoman diet Australia saat ini tidak merekomendasikan sejumlah air tertentu, namun cukup merekomendasikan bahwa kita harus ‘minum air dengan jumlah yang cukup’. Pedoman tersebut juga mendorong kita untuk memilih air ketimbang jus, minuman ringan, minuman anggur (wine) atau sejenisnya.

Ada Nilai Rujukan Gizi yang memberi saran agar pria dewasa minum air sebanyak 2,6 liter per hari (sekitar 10 cangkir) dan perempuan dewasa harus minum 2,1 liter per hari (sekitar delapan cangkir).

Tapi angka ini didasarkan pada berat rata-rata pria dan perempuan, jadi jika Anda kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan, Anda mungkin mempertimbangkan untuk menyesuaikan asupan cairan Anda -Taylor mengatakan bahwa aturan praktis yang baik adalah 35 mililiter cairan dikali dengan per kilogram berat badan.

Perempuan hamil atau menyusui (yang membutuhkan lebih banyak cairan), orang-orang yang tinggal atau bekerja di daerah yang sangat panas, dan orang-orang dengan diet protein tinggi (ginjal mereka mungkin membutuhkan lebih banyak cairan untuk membantu memproses peningkatan jumlah protein) disarankan untuk minum lebih banyak air.

Perlu juga dicatat bahwa cairan lain bisa dihitung sebagai asupan cairan harian Anda. Jadi jus, teh, kopi, dan alkohol bisa dihitung.

Waktu yang tepat untuk minum air putih

1. Sebelum Tidur

Minumlah segelas air putih sebelum tidur untuk mengisi kembali cairan yang hilang setelah beraktivitas seharian, membuang racun, dan membuat tidur jadi lebih nyenyak.

2. Setelah Bangun Tidur

Berapapun banyaknya air putih yang kita minum di hari sebelumnya, saat bangun pagi, kita wajib mengisinya kembali agar tubuh tidak dehidrasi. Minumlah 1-2 gelas air putih untuk membuang racun dalam tubuh.

3. Sebelum Mandi

Hangatnya air putih yang dikonsumsi dan air saat mandi dapat membantu melebarkan pembuluh darah dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.

4. Setengah Jam Sebelum Makan

Jika ingin pencernaan bekerja lebih baik, ini adalah waktu yang tepat untuk minum air putih. Minum air putih tepat sebelum atau selama makan dapat membuat pencernaan tidak dapat bekerja efektif. Minumlah secukupnya agar tak mengganggu kadar alami asam empedu.

5. Saat Merasa Lelah

Kinerja otak dan sistem saraf sangat dipengaruhi oleh asupan air putih. Jika tubuh merasa lelah, sulit fokus, mudah lupa, sakit kepala, dan lainnya, minumlah air putih untuk mengoptimalkan kembali kondisi tubuh.

6. Sebelum dan Setelah Olahraga

Minum air sebelum dan setelah berolahraga dapat mencegah kelelahan dan meningkatkan daya otot tubuh. Minumlah lebih banyak dari biasanya, karena tubuh membutuhkannya.

7. Saat Sakit

Minum air putih saat sakit akan membantu tubuh memperbaiki daya tahannya lebih cepat, sehingga penyakit akan lebih cepat sembuh.

Cara minum yang benar

1. Pertama, duduklah saat minum, sama seperti harus duduk saat Anda hendak makan. Minum sambil berdiri dapat membahayakan ginjal karena air akan langsung menuju kandung kemih tanpa disaring.

2. Minumlah seteguk demi seteguk dan jangan langsung minum segelas penuh. Serap perlahan-lahan, telan, kemudian napas dan ulangi.

3. Untuk memenuhi kebutuhan air harian, jangan minum air dalam satu waktu. Sebaiknya lakukan secara berkala. Misal dengan cara minum 1 gelas air setelah bangun tidur, 1 gelas air sebelum atau sesudah sarapan, 1 gelas air sebelum dan sesudah makan siang, 1 gelas air sebelum dan setelah makan malam, dan 1 gelas sebelum tidur.

4. Demi mendapat kesehatan yang optimal, setidaknya minum air yang bersuhu ruangan. Bahkan lebih baik jika air hangat. Sementara, air dingin apalagi es yang bersuhu 5 derajat celcius secara harfiah bisa membuat kontraksi pada pencernaan. Hal ini dikarenakan perbedaan suhu yang tajam.

5. Tiga puluh menit sebelum makan memang waktu yang disarankan untuk minum air putih karena dapat membantu pencernaan bekerja dengan baik. Sementara itu, minum air putih selama atau tepat sebelum atau setelah makan dapat melemahkan cairan pencernaan dan membuatnya bekerja kurang efektif. Apalagi jika terlalu banyak asupan air, perut tentu tidak akan memiliki cukup ruang untuk mencerna.

6. Untuk alasan yang sama, jangan minum banyak air sebelum atau sesudah Anda makan. Isi 50 persen dengan makanan, 25 persen dengan air, dan 25 persen biarkan kosong.

7. Minumlah saat haus, karena pada saat haus dan dahaga itulah saat Anda tahu kapan tubuh membutuhkan minum.

8. Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda bergantung pada kondisi badan tertentu, seperti pengaruh cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, minumlah air sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.

9. Untuk mengetahui apakah kebutuhan tubuh akan cairan sudah terpenuhi atau belum, Anda bisa melihatnya dari warna air seni. Apabila air seni berwarna kuning atau bening, itu berarti kebutuhan cairan Anda sudah terpenuhi. Apabila air seni Anda berwarna kuning pekat, itu berarti Anda perlu minum lebih banyak.

10. Bibir juga menjadi sebuah indikator kebutuhan cairan seseorang. Jika bibir terlihat kering, Anda mungkin mengalami dehidrasi. Sesibuk apapun aktivitas Anda, jangan lupa untuk tetap cukup minum air putih. Sebab kurang minum juga bisa memengaruhi kesehatan bibir.

Tahukah Kamu?, berapa banyak air putih yang dibutuhkan tubuh | Resti | 4.5