Inilah Manfaat dan Efek Samping Kuret

Monday, March 28th, 2016 - Kumpulan Efek Samping
efek samping kuret

efek samping kuret

Inilah Manfaat dan Efek Samping Kuret – Kuret atau dilatasi merupakan intervensi bedah yang dilakukan untuk mengeluarkan isi rahim. Terkadang perawatan ini diperlukan jika adanya komplikasi pasca aborsi medis atau karena keguguran. Di beberapa negara dokter biasa melakukan kuret walaupun tidak dibutuhkan secara medis. Kuret tidak diperlukan jika hasil USG menunjukkan masih adanya sedikit sisa-sisa dalam rahim atau terjadi perdarahan lebih dari 3 minggu tetapi tidak ada rasa nyeri, demam, ataupun perdarahan berat. Sedikit sisa-sida dalam rahim tersebut dapat ditangani dengan menggunakan dosis ekstra Misoprostol atau dapat menunggu hingga periode menstruasi selanjutnya.

Kebanyakaan rahim akan bersih dengan sendirinya. Menstruasi secara reguler akan kembali dalam 4 hingga 6 minggu pasca aborsi medis. Setelah menstruasi normal kembali, tidak ada sisa jaringan tertinggal di dalam rahim. Akan tetapi, jika mengalami keluhan, seperti demam, rasa nyeri berkepanjangan atau perdarahan berat memerlukan intervensi seperti vakum aspirasi. Menanyakan pada dokter prosedur jenis apa yang akan digunakan karena lebih bagus menggunakan vakum aspirasi dibanding dengan bedah kuret. Semua prosedur harus dilakukan berdasarkan anestesi lokal atau umum.

 

Kondisi yang memerlukan kuret

Kuret merupakan tindakan medis mengeluarkan jaringan ataupun sisa jaringan dari dalam rahim untuk fungsi diagnostik atau terapetik berupa janin mengalami abortus, endometriosis, ataupun sisa plasenta yang tertinggal setelah persalinan. Kuret perlu dilakukan agar rahim bersih terhadap jaringan yang tidak semestinya ada atau bahkan tumbuh di dalamnya. Jika tidak dibersihkan dapat menimbulkan gangguan, seperti rasa nyeri dan pendarahan.

Kuret sebagai diagnostik suatu penyakit rahim

 

Dengan tujuan mengambil sedikit jaringan lapis lendir dalam rahim, sehingga akan diketahui penyebab pendarahan abnormal yang sedang terjadi. Misalnya saja :

  • Pendarahan hebat
  • Pendarahan pervaginam yang tidak teratur
  • Infeksi rahim
  • Kecurigaan adanya kanker endometriosis atau kanker rahim
  • Pemeriksaan kesuburan (infertilitas)

Kuret sebagai terapi

Ini bertujuan menghentikan pendarahan yang terjadi pada keguguran. Caranya dengan mengeluarkan hasil kehamilan yang gagal berkembang; menghentikan pendarahan akibat dari mioma dan polip dengan mengambil mioma dan polip dari rongga rahim; menghentikan pendarahan karena gangguan hormon dengan mengeluarkan lapisan dalam pada rahim. Misalnya saja:

  • Kasus keguguran
  • Hamil anggur
  • Adanya sisa jaringan plasenta (ari-ari) atau sisa jaringan janin yang tertinggal di dalam rahim pasca proses persalinan
  • Menghilangkan polip rahim

Efek Samping Kuret

Pada umumnya, tindakan kuret cukup aman. Jika yang dilakukan sesuai dengan indikasi serta prosedur yang seharusnya maka tidak menimbulkan efek samping kuret. Beberapa efek samping kuret, selain efek samping kuret karena prosedur pembiusan di antaranya :

  1. Pendarahan dan infeksi.
  2. Bila gangguan haid berlanjut dapat menyebabkan asherman’s syndrome, yaitu terbentuknya adhesi intrauterine (perlengketan) yang sering terjadi karena luka berkembang setelah operasi rahim.
  3. Mengalami pengurangan menstruasi, meningkatnya kejang perut serta rahim, bahkan sampai tidak haid (amenorrhea) dan juga sering menyebabkan kemandulan (infertilitas). Syndrome ini jarang terjadi namun menjadi salah satu efek samping kuret.

Inilah Manfaat dan Efek Samping Kuret | muhammad yamin | 4.5