Manfaat Puasa Untuk Penyakit Kanker

Monday, May 20th, 2019 - Artikel Kesehatan

Puasa emang memiliki banyak sekali manfaatnya, tidak untuk orang yang ingin diet saja. Walaupun puasa suka kadang bikin kita lemes, suka pengennya tiduur aja. Namun, dibalik itu semua puasa itu sebenarnya nikmat loh. Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan, tercatat bahwa puasa membawa peningkatan untuk para penderita kanker. Peniliti telah melakukan penelitian pada penderi penyakit kanker payudara, kanker pankreas, kanker paru-paru dan kanker prostat. Nah, apa saja sih manfaat puasa untuk penderita kanker? ini dia!!

Manfaat Puasa Bagi Penderita Kanker

  • Memperkuat sistem imun tubuh untuk memerangi kanker

Sebuah penelitian di tahun 2014 menunjukkan bahwa berpuasa selama dua hingga empat hari dapat melindungi sel batang dan mengaktifkan sistem imun. Sel-sel tersebut akan memperbarui dan memperbaiki dirinya.

  • Meningkatkan kualitas kemoterapi

Para ilmuwan percaya bahwa puasa bisa meningkatkan kualitas kemoterapi karena beberapa hal. Yang pertama, puasa dapat meningkatkan regenerasi sel, melindungi darah dari efek berbahaya kemoterapi, dan mengurangi efek sampingnya seperti sakit kepala, kram, dan mual.

  • Memperbarui sel darah putih

Jumlah sel darah putih di dalam tubuh dapat turun secara drastis akibat kemoterapi. Kondisi ini dapat memperburuk sistem kekebalan sehingga tubuh harus bekerja ekstra untuk melawan segala infeksi. Saat berpuasa, jumlah sel darah putih memang menurun. Akan tetapi ketika tubuh mendapatkan asupan makanan saat berbuka, jumlah sel darah putih akan meningkat kembali. Puasa juga terbukti bisa membantu memperbaiki sel darah putih yang rusak.

  • Meningkatkan autophagy

Autophagy adalah proses di mana sel terurai untuk nantinya digunakan kembali. Proses ini penting untuk menjaga fungsi sel dan membantu ketahanannya di dalam tubuh. Oleh karena itu, autophagy memegang peran penting dalam mencegah dan mengobati kanker.

  • Memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine telah membuktikan hal ini. Tertulis bahwa sel kanker memberikan respon yang berbeda pada orang yang puasa. Mereka semakin aktif membelah, tapi pada akhirnya melakukan bunuh diri. Ini karena mereka berusaha mengatasi nutrisi yang hilang karena tubuh yang ditumpanginya berpuasa.

  • Menurunkan risiko kanker untuk penderita diabetes dan obesitas
Penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas dan diabetes berisiko untuk terserang kanker. Keduanya terkait dengan beberapa jenis kanker yang memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah.

Pada tahun 2017, sebuah studi meneliti bagaimana dampak puasa pada penderita diabetes sekaligus obesitas. Setelah empat bulan berpuasa rutin, berat badan turun sekitar 17,8 persen. Mereka kemudian tidak lagi membutuhkan perawatan insulin.

  • Meningkatkan sensitivitas insulin

Insulin adalah hormon yang memungkinkan sel untuk mengekstrak glukosa dari darah menjadi energi. Ketika berpuasa, tubuh berusaha untuk menyimpan energi sebanyak mungkin. Salah satu caranya adalah dengan membuat membran sel lebih sensitif terhadap insulin. Makin sensitif insulin, semakin sulit sel kanker untuk tumbuh.

Walaupun begitu, puasa pada penderita kanker harus dilakukan dengan pengawasan dokter. Khususnya mengenai porsi, pemilihan menu, dan waktu makan.

 

Manfaat Puasa Untuk Penyakit Kanker | Nopi | 4.5