6 Jenis obat herbal paling ampuh untuk mengatasi Hipertensi

Saturday, May 11th, 2019 - Obat Herbal

Obat herbal paling ampuh untuk mengatasi Hipertensi-Hipertensi adalah istilah medis untuk tekanan darah tinggi. Kondisi ini berbahaya karena membuat jantung bekerja ekstra keras dan bisa menyebabkan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Hipertensi juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, dan kebutaan.

penyebab,pencegahan, dan cara mengangani Hipertensi :

1. Kebiasaan merokok sejak usia muda

Bagi Anda yang punya kebiasaan merokok, patut waspada karena hipertensi jadi akan lebih mudah terjadi dibandingkan yang tidak merokok. Sebab asap rokok yang dihisap tersebut berpotensi meracuni darah. Padahal, darah adalah sarana pembawa oksigen ke seluruh tubuh.

Zat nikotin yang ada dalam rokok juga berperan besar untuk mempengaruhi pembuluh darah, sehingga menimbulkan pergeseran. Darah yang mengandung nikotin dapat mengganggu kinerja jantung saat memompa darah, akibatnya jantung bekerja lebih keras.

2. Keturunan atau genetika

Riwayat hipertensi pada keluarga juga menjadi salah satu penyebabnya. Tak heran bila anak-anak dari keluarga dengan riwayat hipertensi relatif punya potensi lebih besar untuk mengidap hipertensi. Namun faktor risiko ini bisa dikontrol agar tidak timbul.

3. Kegemukan atau obesitas

Jagalah pola makan Anda. Sebab ternyata kelebihan berat badan atau kegemukan jadi salah satu penyebab hipertensi. Kondisi obesitas ini bisa berpengaruh pada sistem renin angiotensin aldosterone. Jaringan ini berfungsi sebagai pengontrol volume darah dalam tubuh.

Sistem ini akan rusak apabila seseorang mengalami obesitas. Sehingga darah yang keluar akan semakin tidak terkendali. Sehingga potensi terjadinya hipertensi menjadi sangat tinggi.

4. Konsumsi garam yang berlebihan

Mengonsumsi garam dalam jumlah yang berlebihan bisa dengan mudah mengendap pada pembuluh darah. Sehingga dinding pembuluh darah mengalami penebalan, dan inilah yang menjadikan saluran darah semakin sempit dan menyebabkan tekanan darah kian tinggi.

5. Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan

Alkohol yang dikonsumsi bisa memberikan pengaruh pada peningkatan detak jantung. Bila konsumsi alcohol ini terus dilanjutkan hingga 2-3 gelas pada satu waktu, maka dampaknya pasti akan semakin banyak memicu detak jantung yang semakin tinggi pula. Dan ini bisa mendorong terjadinya hipertensi.

6. Usia bertambah dan kurang olahraga

Semakin usia bertambah, maka fungsi organ pun secara alamiah juga akan mengalami penurunan. Oleh karena itu perlu ada dukungan dari olahraga agar fungsi organ terbantu.

Orang usia lanjut di atas 60 tahun merupakan kelompok yang paling banyak mengidap hipertensi. Ini terjadi karena semakin bertambahnya usia, maka organ tubuh, terutama pembuluh darah dan jantung sering mengalami penurunan fungsi. Terlebih lagi bila ditambah lagi dengan gaya hidup di masa muda yang tidak sehat. Maka potensi mengalami hipertensi juga semakin tinggi.

7. Tingkat stres yang tinggi

Ada banyak faktor yang memicu seseorang mengalami stres. Mulai dari persoalan hidup, pekerjaan, dan masih banyak lagi. Ketika mengalami stres, maka jantung akan memompa darah lebih cepat, dan salah satu tandanya adalah kepala bagian belakang sering pusing.

Obat-obatan antihpertensi biasanya dikaitkan dengan banyak efek samping. Kebanyakan orang dengan hipertensi di negara berkembang menggunakan herbal untuk perawatan kesehatan utama karena herbal lebih mudah diterima oleh tubuh manusia dan mungkin menimbulkan efek samping yang lebih ringan.

Tanaman herbal  untuk darah tinggi :

1.  Daun basil (selasih)

Daun basil alias selasih biasanya dicampur dalam berbagai masakan makanan. Namun, Anda bisa menggunakannya sebagai obat herbal untuk darah tinggi. Tumbuhan ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda. Ekstrak basil telah terbukti menurunkan tekanan darah, meskipun hanya sebentar.

Menambahkan daun basil segar untuk makanan Anda cukuplah mudah dan tidak menimbulkan efek samping. Simpanlah satu panci kecil basil di dapur Anda dan tambahkan daun ini untuk tumisan, sop, dan salad.

2. Kayu manis

Kayu manis atau cinnamon adalah bumbu masakkan lezat lain yang mudah dicampurkan ke dalam adonan makanan harian Anda, dan didapuk bisa menurunkan tekanan darah Anda. Mengonsumsi kayu manis setiap hari telah terbukti menurunkan tekanan darah pada penderita diabetes.

Sertakan kayu manis ekstra dalam menu makanan Anda Anda dengan menaburkannya pada sereal sarapan Anda, oatmeal, dan bahkan untuk teh atau wedang. Kayu manis juga dapat dipakai untuk membumbui kentang maupun masakan berbumbu pekat lainnya seperti kari dan gulai.

3. Kapulaga

Kapulaga adalah bumbu yang berasal dari India dan sering digunakan dalam makanan Asia Selatan. Sebuah studi yang menyelidiki efek kesehatan dari kapulaga menemukan bahwa peserta yang diberikan kapulaga bubuk setiap hari selama beberapa bulan mengalami penurunan yang berarti pada pembacaan tekanan darah mereka. Gunakan kapulaga dalam masakan sehari-hari sebagai tanaman herbal untuk darah tinggi Anda.

4. Bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu tanaman dan bumbu dapur yang bisa mengendalikan hipertensi. Bumbu dapur yang wajib ada di setiap masakan ini memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah Anda dengan menyebabkan pembuluh darah Anda lebih rileks dan melebar. Hal ini memungkinkan aliran darah lebih lancar sehingga tekanannya tidak terlalu tinggi.

Anda dapat menambahkan bawang putih segar dalam sejumlah resep masakkan favorit Anda sebagai herbal untuk darah tinggi. Jika rasa bawang putih terlalu kuat untuk Anda, pangganglah terlebih dahulu dan jika Anda tidak bisa makan bawang mentah, Anda bisa menggunakan bawang putih dalam bentuk suplemen.

5. Hawthorn

Hawthorn adalah obat herbal untuk tekanan darah tinggi yang biasa digunakan dalam obat-obatan tradisional Tiongkok selama ribuan tahun. Ramuan hawthorn memiliki  manfaat pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, termasuk menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, dan melancarkan sirkulasi darah.

Anda dapat mengonsumsi hawthorn dalam bentuk suplemen pil, ekstrak cair, atau diseduh sebagai teh.

6. Cakar kucing

Cakar kucing adalah tanaman herbal untuk darah tinggi yang biasa digunakan dalam praktik pengobatan tradisional Tiongkok. Dikutip dari Healthline, studi dari cakar kucing sebagai pengobatan untuk hipertensi menunjukkan bahwa herbal ini mungkin bermanfaat dalam mengurangi tekanan darah dengan bertindak pada saluran yang membawa kalsium dalam sel Anda.

Anda bisa mendapatkan cakar kucing dalam bentuk suplemen dari berbagai toko kesehatan. Jangan lupa, konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda mengonsumsi herbal untuk darah tinggi apa pun. Herbal mungkin berinteraksi dengan obat-obatan yang diresepkan dokter atau menimbulkan efek samping tertentu.

6 Jenis obat herbal paling ampuh untuk mengatasi Hipertensi | Resti | 4.5