Obesitas (Kegemukan): Penyebab, Gejala, Cara mengatasi

Monday, May 13th, 2019 - Gejala Penyakit

                                     Penyebab Obesitas

Kegemukan atau obesitas adalah penumpukan lemak yang tidak normal lemak yang berlebihan pada tubuh. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada penampilan penderita, tetapi juga meningkatkan resiko dalam kesehatan yang lebih tinggi untuk penyakit yang serius seperti hipertensi, serangan jantung, stroke, diabetes, penyakit kandung empedu, dan kanker. Risiko pada orang yang mengalami obesias lebih tinggi dari orang-orang yang memiliki berat badan yang sehat dan normal.

Penyebab Obesitas

Obesitas di sebabkan oleh kadar kalori yang berlebihan dalam tubuh.penumpukan kadar kalori yang barlebihan ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Diantaranya :

1.Genetik

Genetik alias keturunan adalah salah satu faktor yang memicuterjadinya obesitas.Anak dari orang tua yang obesitas jauh lebih berisiko mengalami obesitas disbanding anak yang orangtuanya memiliki berat badan yang ideal.

2.Junk food

Junk food adalah jenis makanan yang tinggi kadar lemak, gula, garam, dan minyak. Ditambah dengan pewangi makanan dan paduan rasa lainnya, yang membuat makanan junk food terasa nikmat dan bikin ketagihan, tanpa sadar orang yang mengkonsumsi makanan junk food memiliki banyak kalori dan lemak  dalam tubuhnya. Hal ini mengakibatkan kenaikan berat badan yang pada akhirnya memicu obesitas dan berisiko terkena penyakit kronis lainnya.

3.Malas gerak

Dengan adanya televisi, komputer, video game, mesin cuci, ponsel pintar,dan perangkat kenyamanan modern lainnya, hidup kebanyakan orang memang jadi lebih santai.

Sayangnya, hal tersebut justru membuat banyak orang minim melakukan aktivitas fisik. Padahal kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan perlambatan metabolisme dalam tubuh.semakin sedikit Anda bergerak, maka semakin sedikit pula kalori yang Anda bakar. Akibatnya kalori lebih banyak menumpuk di dalam tubuh.

4.Stres

Stres dapat mengakibatkan obesitas pasalnya pada saat adna mengalami stres, anda akan lebih banyak makan, terutama makanan manis, guna sekedar meredakan stress dan memperbaiki suasana hati.

Padahal tanpa di sadari saat-saat seperti itu justru akan membuat anda mengkonsumsi makanan lebih banyak yang pada akhirnya akan menumpuk kalori, gula, serta lemak lemak didalam tubuh.

5.Obat – obatan tertentu

Beberapa obat-obatan yang bisa memicu kenaikan berat badan adalah obat diabetes dan antipsikotik yang sering digunakan untuk meredakan masalah mental.Obat-obatan ini mengubah fungsi tubuh dan otak anda, menyebabkan meningkatnya nafsu makan dan berkurangnya tingkat metabolisme tubuh dan memicu naiknya berat badan.

6.Tidak cukup tidur

Penelitian telah menemukan bahwa jika Anda tidak cukup tidur, Anda berisiko dua kali lipat untuk mengalami obesitas. Risiko ini berlaku untuk orang dewasa dan anak-anak. Hal ini berdasarkan penelitian dilakukan di Warwick Medical School di University of Warwick.Para ahli dalam penelitian tersebut meninjau bukti di lebih dari 28.000 anak dan 15.000 orang dewasa. Hasil penelitian jelas menunjukkan bahwa kurang tidur secara signifikan meningkatkan risiko obesitas. Kurang tidur dapat menyebabkan obesitas melalui peningkatan nafsu makan akibat dari perubahan hormonal. Jika Anda tidak cukup tidur, Anda menghasilkan Ghrelin, hormon yang merangsang nafsu makan. Kurang tidur juga mengakibatkan tubuh Anda memproduksi lebih sedikit Leptin, hormon yang menekan nafsu makan.

Gejala Obesitas

Beberapa ciri gejala obesitas Meliputi:

  • Gangguan pernapasan, seperti sleep apnea dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Tipe kanker tertentu, seperti kanker prostat, usus pada pria, kanker
  • Penyakit jantung coroner
  • Depresi
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolestrol tinggi
  • payudara dan kanker rahim pada wanita
  • Diabetes
  • Penyakit hepar atau kelenjar empedu
  • Penyakit Refluks Gastroesofagus (GERD)
  • Penyakit pada sendi (misal osteoartritis) karena tumpuan tubuh membawa berat badan yang berlebih,
  • masalah pernapasan, dan nyeri sendi (di lutut atau punggung bawah)

Orang yang mengalami obesitas mungkin memiliki gejala kondisi medis yang disebutkan di atas. Tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi. seringkali terjadi. Semakin gemuk seseorang, semakin besar kemungkinan mereka memiliki masalah medis yang terkait dengan obesitas. Selain itu, orang gemuk cenderung malas untuk beraktivitas karena beratnya bobot tubuh sehingga orang gemuk cenderung mudah mengantuk karena lambatnya metabolisme tubuhnya.

Cara mengatasi Obesitas

  • Mengubah gaya hidup, seperti perbanyak olahraga, ubah polamakan yang tadinya berlemak seperti gorengan dll kini diperbanyak biah dan sayuran.
  • Hindari minuman beralkohol
  • Obat diet yang diresepkan oleh dokter, Jangan coba minum obat diat tanpa resep dokter, karena di takutkan akan melulai lambung dan usus dan justru mengakibatkan merabolisme menurun.

 

 

 

 

Obesitas (Kegemukan): Penyebab, Gejala, Cara mengatasi | Elis | 4.5