Penyakit Anemia

Saturday, May 11th, 2019 - Gejala Penyakit

                                                    Anemia

Anemia adalah dimana suatu kondisi tubuh yang kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen keseluruh organ tubuh.

Jika memiliki anemia maka tubuh tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen akibatnya orang tersebut akan merasakan lemah dan lesu  selain itu mungkin dapat muncul seperti sesak bapas, pusing dan sakit kepala.

Gejala Anemia

Anemia dapat dikenali dari beberapa gejala sebagai berikut :

  • Sesak nafas
  • Lidah terasa sakit
  • Nyeri pada dada
  • Sakit kepala
  • Sulit berkomunikasi
  • Insomia
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Badan terasa lamas dan cepat lelah
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Kulit terlihat pucat
  • Kaki keram
  • Pusing dan kunang-kunang

Beberapa jenis Anemia meliputi :

  • Anemia defisiensi B12
  • Anemia defisiensi folat
  • Anemia defisiensi besi
  • Anemia hemolitik
  • Anemia karena penyakit kronis
  • Anemia megaloblastik
  • Anemia sel sabit
  • Anemia aplastik
  • Anemia parnisiosa
  • Talasemia
  • Anemia yang parah atau berlangsung untuk waktu yang lama bisa menyebabkan kerusakan jantung, otak, dan organ lain dalam tubuh. Bahkan dalam kasus anemia yang sangat parah juga bisa menyebabkan kematian.

Penyebab terjadinya Anemia

  • Tubuh tidak cukup memproduksi sel darah merah.
  • Terjadi perdarahan yang menyebabkan tubuh kehilangan darah lebih cepat dibanding kemampuan tubuh untuk memproduksi darah.
  • Kelainan pada reaksi tubuh dengan menghancurkan sel darah merah yang sehat.
  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  • Adanya penyakit kronis seperti ginjal, kanker, ulcerative colitis, atau rheumatoid arthritis.
  • Mengidap beberapa bentuk anemia, seperti talasemia atau anemia sel sabit, yang bisa diturunkan.
  • Sedang hamil.
  • Memiliki masalah kesehatan dengan sumsum tulang seperti limfoma, leukemia, myelodysplasia, multiple myeloma, atau anemia aplastik.

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terkena anemia:

  • Kekurangan vitamin dan nutrisi seperti rendah zat besi, vitamin B-12, dan folat.
  • Gangguan usus sehingga kemampuan menyerap nutrisi dan vitamin berkurang.
  • Menstruasi
  • Kehamilan
  • Memiliki penyakit kronis.
  • Genetik karena ada anggota keluarga yang mengidap anemia.
  • Faktor lain seperti paparan zat beracun, kondisi imun tubuh, dan lain sebagainya.

Pencegahan Anemia

Beberapa jenis anemia tidak dapat dihindari, akan tetapi anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin dan zat besi dapat dicegah dengan cara mengatur pola makan. Beberapa makanan yang dapat membantu mencegah anemia antara lain adalah:

  • Makanan yang kaya akan asam folat, seperti buah-buahan, sayuran berdaun hijau gelap, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, gandum, sereal, pasta, dan nasi.
  • Makanan yang kaya akan vitamin B12, seperti daging, susu, keju, sereal, dan makanan dari kedelai seperti tempe atau tahu.
  • Makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, merica, brokoli, tomat, melon, dan stroberi.
  • Makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging sapi, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya zat besi, sayuran berdaun hijau gelap, dan buah kering. Makanan-makanan tersebut dapat membantu penyerapan zat besi

Pengobatan Anemia

Beberapa Pengobatan yang harus diarahkan pada penyebab anemia diantaranya:

  • Transfusi darah.
  • Kortikosteroid atau obat lain yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Erythropoietin, obat yang membantu sumsum tulang untuk membuat lebih banyak sel darah.
  • Suplemen zat besi, vitamin B12, asam folat, atau vitamin serta mineral lainnya.
  • Komplikasi Anemia
  • Kelelahan berat.
  • Masalah jantung.

Penyakit Anemia | Elis | 4.5